Minggu, 09 Oktober 2011

Sebuah Cerita Tentang Qurban

Oleh: Harris

Kuhentikan mobil tepat di ujung kandang tempat berjualan hewan qurban. Saat pintu mobil kubuka, bau tak sedap memenuhi rongga hidungku, dengan spontan aku menutupnya dengan saputangan. Suasana di tempat itu sangat ramai, dari para penjual yang hanya bersarung hingga ibu-ibu berkerudung Majelis Taklim. Tidak terkecuali juga anak-anak yang ikut menemani orang tuanya melihat hewan yang akan diqurbankan pada Idul Adha nanti. Sebuah pembelajaran yang cukup baik bagi anak-anak sejak dini tentang pengorbanan Nabi Allah Ibrahim & Nabi Ismail.

Aku masuk dalam kerumunan orang-orang yang sedang bertransaksi memilih hewan yang akan disembelih saat qurban nanti. Mataku tertuju pada seekor kambing coklat bertanduk panjang, ukuran badannya besar melebihi kambing-kambing di sekitarnya.

"Berapa harga kambing yang itu, Pak?" ujarku menunjuk kambing coklat tersebut. "Yang coklat itu yang terbesar, Pak. Kambing Mega Super, dua juta rupiah tidak kurang," kata si pedagang berpromosi sambil tetap melayani calon pembeli lainnya.

"Tidak bisa turun, Pak?" Kataku mencoba bernegosiasi.

" Tidak kurang tidak lebih, sekarang harga-harga serba mahal" si pedagang bertahan.

"Satu juta lima ratus ribu, ya?" Aku melakukan penawaran pertama

"Maaf Pak, masih jauh." Ujarnya cuek.

Aku menimbang-nimbang, apakah akan terus melakukan penawaran terendah berharap si pedagang berubah pendirian dengan menurunkan harganya.

"Oke Pak, bagaimana kalau satu juta tujuh ratus lima puluh ribu?" Kataku.

"Masih belum nutup pak." Ujarnya tetap cuek

"Yang sedang mahal kan harga minyak pak. Kenapa kambing ikut naik?" Ujarku berdalih mencoba melakukan penawaran termurah.

"Yah Bapak, meskipun kambing gak minum minyak. Tapi dia nggak bisa datang ke sini sendiri."

"Tetap saja harus diangkut mobil Pak, dan mobil bahan bakarnya bukan rumput," kata si pedagang meledek.

Dalam hati aku berkata, alot juga pedagang satu ini. Tidak menawarkan harga selain yang sudah dikemukakannya diawal tadi. Pandangan aku alihkan ke kambing lainnya yang lebih kecil dari si coklat. Lumayan bila ada perbedaan harga lima ratus ribu. Kebetulan dari tempat penjual kambing ini, aku berencana ke toko ban mobil. Mengganti ban belakang yang sudah mulai terlihat halus tusirannya. Kelebihan tersebut bisa untuk menambah budget ban yang harganya kini selangit.

"Kalau yang belang hitam putih itu berapa, Bang?" kataku kemudian.

"Nah yang itu Super biasa. Satu juta tujuh ratus lima puluh ribu rupiah." katanya

Belum sempat aku menawar, disebelahku berdiri seorang kakek menanyakan harga kambing coklat Mega Super tadi. Meskipun pakaian "korpri" yang ia kenakan lusuh, tetapi wajahnya masih terlihat segar.

"Gagah banget kambing itu. Berapa harganya, Mas?" Katanya kagum

"Dua juta tidak kurang tidak lebih, Kek." Kata si pedagang setengah malas menjawab setelah melihat penampilan si kakek.

"Weleh, larang men regane?" Kata si kakek dalam bahasa Purwokertoan. "Bisa di tawar, kan ya, Mas?" Lanjutnya mencoba negosiasi juga.

"Cari kambing yang lain aja, Kek." Si pedagang terlihat semakin malas meladeni.

"Nggak usah, Mas. Saya mau qurban yang bagus dan gagah tahun ini."

"Uanganya cukup untuk membayar kok, Mas." Katanya tetap bersemangat seraya mengeluarkan bungkusan dari saku celananya. Bungkusan dari kain perca yang juga sudah lusuh itu di bukanya, enam belas lembar uang seratus ribuan dan sembilan lembar uang lima puluh ribuan dikeluarkan dari dalamnya.

"Ini 2 juta rupiah, Mas. Kambingnya diantar ke rumah ya, Mas?" lanjutnya mantap tetapi tetap bersahaja.Si pedagang kambing kaget, tidak terkecuali aku yang memperhatikannya sejak tadi. Dengan wajah masih ragu tidak percaya si pedagang menerima uang yang disodorkan si kakek, kemudian dihitungnya perlahan lembar demi lembar uang itu.

"Kek, ini ada lebih lima puluh ribu rupiah," si pedagang mengeluarkan selembar lima puluh ribuan.

"Nggak ada ongkos kirimnya, toh?" Si kakek seakan tahu uang yang diberikannya berlebih.

"Dua juta sudah termasuk ongkos kirim," si pedagang yang cukup jujur memberikan lima puluh ribu ke kakek.

"mau di antar kemana, Mbah?" (tiba-tiba panggilan kakek berubah menjadi mbah)

"Alhamdulillah, lebih lima puluh ribu, bisa ditabung lagi," kata si kakek sambil menerimanya. "Tolong antar ke desa dekat situ, ya, sampai di Masjid Baiturahman, tanya saja rumah Mbah Sutrimo, pensiunan pegawai Pemda Pasir Mukti. Insyaallah, anak-anak situ sudah pada tahu."

Setelah selesai bertransaksi dan membayar apa yang telah disepakatinya, si kakek berjalan ke arah sebuah sepeda tua yang disandarkan pada sebatang pohon pisang, tidak jauh dari mobil milikku. Perlahan diangkat dari sandaran, kemudian dengan sigap dikayuhnya tetap dengan semangat.

Entah perasaan apa lagi yang dapat kurasakan saat itu, semuanya berbalik kearah berlawanan dalam pandanganku. Kakek tua pensiunan pegawai Pemda yang hanya berkendara sepeda engkol, sanggup membeli hewan qurban yang terbaik untuk dirinya. Aku tidak tahu persis berapa uang pensiunan PNS yang diterima setiap bulan oleh si kakek. Yang aku tahu, di sekitar masjid Baiturrohman tidak ada rumah yang berdiri dengan mewah, rata-rata penduduk sekitar desa Pasir Mukti hanya petani dan para pensiunan pegawai rendahan.

Yang pasti secara materi, sangatlah jauh dibanding penghasilanku yang sanggup membeli rumah di kawasan cukup bergengsi, yang sanggup membeli kendaraan roda empat yang harga bannya saja cukup membeli seekor kambing Mega Super, yang sanggup mempunyai hobby berkendara moge (motor gede) dan memilikinya. Yang sanggup mengoleksi raket hanya untuk olah raga seminggu sekali. Yang sanggup juga membeli hewan qurban dua ekor sapi sekaligus.

Tapi apa yang aku pikirkan? Aku hanya hendak membeli hewan qurban yang jauh di bawah kemampuanku yang harganya tidak lebih dari service rutin mobilku, kendaraanku di dunia fana. Sementara untuk kendaraanku di akhirat kelak, aku berpikir seribu kali saat membelinya.

Ya Allah, Engkau yang Maha membolak-balikan hati manusia, balikkan hati hambaMu yang
tak pernah bersyukur ini ke arah orang yang pandai mensyukuri nikmatMu

Sumber: http://www.griyamelati.net

Jumat, 07 Oktober 2011

7 Poin Yang Bisa Saya Pelajari dari Kisah Hidup Steve Jobs


In Memoriam, Steve Jobs, The Inspiring Man.


Untuk mengenang Steve Jobs dan memperkenalkan kepada dunia bahwa betapa hebatnya seorang Steve Jobs, saya ingin menuliskan biografi singkat Steve Jobs beserta 7 poin yang bisa kita pelajari dari kehidupan Steve Jobs selama hidupnya, 56 tahun.

Meski agak panjang, saya rasa artikel ini sudah sangat singkat untuk menceritakan kisah hebat pada diri Steve Jobs. Kisah yang mengubah dunia dan menginspirasi dunia teknologi.


Quote:
Quote:
Steve terlahir dengan nama Steve Paul Jobs. Lahir pada 25 Februari 1955 di San Fransisco, Amerika Serikat, Jobs kecil mendapatkan nama tersebut dari orang tua adopsinya Paul dan Clara jobs. Tak jelas kenapa Jobs diadopsi oleh kedua orang ini.

Orangtua biologis daripada Steve Jobs sebenarnya juga memiliki otak cemerlang. Sang ayah, Abdulfattah John Jandali adalah seorang profesor sains politik. Sedangkan ibunya, Joanne Simpson ialah seorang ahli terapi bicara.


Quote:
Mulai mendirikan Apple
Jobs mulai bekerja pada 1974 di Atari dengan profesi teknisi. Atari adalah perusahaan yang mendesain circuit board. Pada 1976, Jobs mendirikan perusahaan bersama Steve Wozniak rekannya, perusahaan yang sekarang dikenal dengan logo apple berwarna putih, Apple. Dengan visi ingin mengubah dunia, Jobs memulai perjalanan karirnya.

Setelah mengeluarkan komputer pertama yang bernama Macintosh, Steve Jobs harus rela dipecat oleh CEO Apple saat itu yang bernama John Sculley. Ketegangan internal mengakibatkan keretakan hubungan kerja yang juga berimbas dengan menurunnya kinerja perusahaan. Jobs juga dianggap sebagai seorang pemarah, mudah berubah pikiran dan keras kepala.

Poin pertama, disini tampak jelas sekali bahwa Jobs berada di titik terendah dalam hidupnya, ditinggalkan rekannya dan harus keluar dari perusahaan yang dia impikan.


Quote:
Bukan Steve Jobs namanya kalau ia menyerah dengan kondisi hidupnya. Jobs lantas mendirikan perusahaan baru bernama NeXT Computer. Produk yang dihasilkannya di NeXT dianggap gagal dan mahal. Penderitaan Steve Jobs masih belum berakhir. Meski gagal, poin kedua ini membuat perjalanan karir Steve menjadi lebih baik di masa depan.


Quote:
Poin ketiga: Jobs yang mengakuisisi Pixar di tahun 1986, sebuah studio film animasi kecil, mulai beranjak sukses di tahun berikutnya. Sukses Jobs ini diperoleh setelah merilis film Toy Story di tahun 1995. Saya masih ingat film ini dulu sangat saya sukai, dan saya rasa kamu juga. Dari sini saya mempelajari bahwa Jobs selalu mencari atau mungkin membuat jalan kesuksesannya sendiri. Tanpa terbayang-bayang masa lalu yang sebenarnya cukup membuatnya stres. Tak hanya itu, Jobs bisa memulai kisah sukses dari bidang yang bukan industri komputer, film animasi.


Quote:
Di akhir 1996, Jobs berusaha agar Apple mau mengakuisisi NeXT. Dengan dalih bahwa NeXT memiliki sistem operasi yang dibutuhkan Apple, Jobs berhasil menjual NeXT kepada Apple seharga USD 429 Juta. Poin keempat, sekali lagi Jobs tak berhenti dengan kesuksesan Toy Story. Jobs juga berhasil merubah perusahaan yang tak menguntungkan menjadi modal besar baginya.


Quote:
Berkat kepiawaiannya, Jobs yang saat itu kembali ke Apple akhirnya menjabat sebagai CEO. Dari tahun 1997, Jobs lantar mengeluarkan produk Apple fenomenal seperti iPod, iMac, iPhone, iPad dan iCloud yang sukses mengantarkan Apple sukses besar, bahkan di bursa saham.

Poin kelima ini, Jobs meraih sukses berkat kerja keras, semangat pantang menyerah dan keinginan untuk menciptakan produk yang mengubah dunia, sesuai dengan visi saat ia mendirikan Apple pertama kali.


Quote:
Jobs harus mengalami masa jayanya itu dengan dihantui kanker pankreas pada Agustus 2004 dan akhirnya harus menjalani operasi. Jobs yang akhirnya dinobatkan sebagai CEO terbaik Amerika, mengalami yang namanya cuti masuk berulang kali akibat kondisi kesehatannya yang kurang baik. Disini, Jobs masih memikirkan dunia dan terus menciptakan produk walau masih dalam kondisi tak sehat. Poin keenam.


Quote:
Poin ketujuh, Jobs mengenal dirinya dan berpikir untuk perusahaan. Memilih Tim Cook sebagai CEO Apple berikutnya, Jobs pun mengundurkan diri dari Apple. Dengan alasan kondisi kesehatan yang terus menurun, Jobs resmi mengundurkan diri pada 24 Agustus 2011. Publik pun meragukan warisan Jobs, Apple, yang dianggap kurang berpengaruh tanpa kehadiran Steve Jobs. Meski bursa saham sempat menunjukkan angka penurunan, saham akhirnya pulih bahkan sempat naik.


Quote:
05 Oktober 2011, Jobs harus pergi meninggalkan dunia yang dicintainya, publik yang mencintainya, perusahaan yang dicintainya dan impiannya yang mungkin masih belum tercapai. Jobs kalah menghadapi kanker pankreas dan penyakit-penyakit lain yang terus mengganggunya selama ini. Publik atau mungkin bisa saya sebut dunia, berduka atas kepergian Steve Jobs.

Steve yang dulunya terkenal pemarah, kini malah dianggap sebagai seorang yang visioner. Dalam keluarga, ia dianggap sebagai ayah yang hangat. Bahkan publik banyak yang mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kontribusi Steve Jobs di dunia teknologi, tak terkecuali Mark Zuckerberg sang pendiri Facebook. Jobs seolah menjadi seorang yang berbeda. Ya, dia berubah menjadi orang yang lebih baik.


karya-karya steve jobs
http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSpiOqBr68riukeW2Ig6lPwsEBWJ_CWMugY4JtlSP-_ss9umTq5tQCSinz2cQ







"

Tujuh poin diatas, saya merasa termotivasi oleh kisah hidup Steve Jobs. Jobs populer berkat kontribusinya yang sangat terasa. Ia juga pantang menyerah dengan keadaan, selalu berusaha menjadi lebih baik dan memberikan lebih baik. Meski tak semua orang memiliki gadget Apple, saya rasa hampir semua orang tahu apa itu Apple. Karya dan jasanya akan dikenang dalam beberapa generasi mendatang.

Quote:
SUMBER


Mana produk bikinan Steve yang paling berkesan bagi agan? Bagi saya smua berkesan sih karena memberikan kontribusi di dunia teknologi. Tapi jika harus memilih, iPod dan iPad yang paling berkesan.

Tak lupa, kisah hidupnya juga berkesan. Thanks to agan Steve Jobs



Kamis, 06 Oktober 2011

Steve Jobs (Pendiri Apple) Meninggal hari ini


Barusan nonton CNN Boss Apple meninggal hari ini gan, sudah dicomfirm di Situs Apple sendiri...

Penyebabnya diperkirakan Cancer

Silakan di cek gan
http://www.apple.com/

Steve Jobs 1955 - 2011

Apple's board of directors has issued the following statement:

"We are deeply saddened to announce that Steve Jobs passed away today.

Steve's brilliance, passion and energy were the source of countless innovations that enrich and improve all of our lives. The world is immeasurably better because of Steve.

His greatest love was for his wife, Laurene, and his family. Our hearts go out to them and to all who were touched by his extraordinary gifts."

Story developing...

Originally Posted By : lotus_86
RIP Steve Jobs

Yg bilang HOAX bisa dilihat disini
http://techland.time.com/2011/10/05/ap-reports-apple-says-steve-jobs-has-died/

@ TIME "The world is immeasurably better because of Steve." Read more of Apple's statement on @Techland | http://ti.me/oOxha4


Originally Posted By : Vsio
Udah ane cek
Ternyata beneran dia dah meninggal.
Ane tambah link lagi: http://www.apple.com/stevejobs/
Oh iya, di mainpagenya juga terpampang foto Steve Jobs dan tahun hidupnya.


Thanks Gan



Originally Posted By : Prime Bee
RIP Steve Jobs (1955 - 2011)

Bill Gates's Condolences:

I’m truly saddened to learn of Steve Jobs’ death. Melinda and I extend our sincere condolences to his family and friends, and to everyone Steve has touched through his work.

Steve and I first met nearly 30 years ago, and have been colleagues, competitors and friends over the course of more than half our lives.

The world rarely sees someone who has had the profound impact Steve has had, the effects of which will be felt for many generations to come.

For those of us lucky enough to get to work with him, it’s been an insanely great honor. I will miss Steve immensely.

Ungkapan duka cita dari para tech visionary

Larry Page
I am very, very sad to hear the news about Steve. He was a great man with incredible achievements and amazing brilliance. He always seemed to be able to say in very few words what you actually should have been thinking before you thought it. His focus on the user experience above all else has always been an inspiration to me. He was very kind to reach out to me as I became CEO of Google and spend time offering his advice and knowledge even though he was not at all well. My thoughts and Google's are with his family and the whole Apple family."

Sergey Brin
From the earliest days of Google, whenever Larry and I sought inspiration for vision and leadership, we needed to look no farther than Cupertino. Steve, your passion for excellence is felt by anyone who has ever touched an Apple product (including the macbook I am writing this on right now). And I have witnessed it in person the few times we have met.

Rabu, 05 Oktober 2011

Saat Kenyataan Tak Seperti Impian

Banyak orang yang merasa frustasi karena kenyataan
mereka tidak sesuai dengan apa yang mereka impian

Sebagai contoh, ada seorang anak yang ingin kuliah di Universitas A

tapi nyatanya biaya tidak mencukupi. atau otaknya yang nggak nyampai

Atau, mereka yg merantau ke kota besar, bermimpi ingin mendapatkan

pekerjaan berkelas nasional bahkan internasional, tapi yang didapatkan
hanyalah pekerjaan biasa-biasa saja & apa adanya.

Ada juga seorang pengusaha, yg mungkin mengharapkan
kenaikan profit 10 kali, malah mengalami kebangkrutan
Apa yang kita harapkan, kadang memang tidak sesuai dengan kenyataan.
Lalu apayang harus kita lakukan?

Ada juga yang mencoba melempar manggis,
manggis dilempar mangga yang tepar,
ada lagi juga yang melamar gadis,
gadis dilamar, janda didapat. (lho, didi kempot?)

Berikut adalah 3 langkah hebat atau tips yang bisa anda lakukan
saat mimpi tidak sesuai dengan kenyataan:


Langkah 1. Bertindaklah selalu secara fleksibel dan dinamis

Jika kamu ingin menggapai kesuksesan,
maka yang diperlukan adalah *kesiapan*
untuk bisa bertindak secara fleksible dan dinamis terhadap setiap perubahan yang terjadi.

Analogi sederhana:

Saat ada badai atau angin topan yang besar,
tidak jarang kita melihat pohon2 besar tumbang!

Sebab pohon2 itu tidak kuat menahan beban yang diterima.
Namun coba lihatlah bambu,! Karena batangnya yang lentur
maka bambu bisa fleksibel bergerak ke segala arah,
bergoyang saja saat ditiup angin dan jarang tumbang!

Begitu pun dengan kita! Jika kita
bertindak dan berpikir dinamis dan juga fleksibel,
maka kita akan lebih tahan dalam menghadapi tantangan
dan perubahan serta masalah yang datang.

Langkah 2. Berpikirlah bahwa INILAH yang terbaik untuk kita!

Saat kenyataan tidak sesuai dengan impian,
percayalah bahwa inilah yang terbaik untuk kita.
Kita tidak pernah tahu skenario yang telah ditetapkan-Nya.

Karena, segala sesuatu yang menurut logika kita baik,
boleh jadi justru sebaliknya di mata tuhan tidak baik

Berpikirlah selalu positif atas apapun yang terjadi pada dirimu.
Jangan biarkan satu kegagalan membuat kamu kecewa, apalagi frustasi berlarut-larut
lalu bunuh diri, Oh tidak.! (Backsound: krispatih-mengenangmu)

Sahabat, Katakan didepan Cermin!!!

“Sudahlah, kamu tdk perlu kecewa,
Tuhan akan menggantinya dengan YANG LEBIH BAIK!
Tuhan tau kamu orang yg baik & bijaksana.
Hidupmu penuh dengan kelimpahan,
dan kamu memang dilahirkan utk selalu jadi pemenang!”

Ini adalah ’afirmasi‘.
Afirmasi adalah kata-kata positif
yang diucapkan berulang-ulang & diyakini untuk membentuk citra postif
untuk mengurangi sikap-sikap negatif yang ada dalam diri kita.
Kata-kata afirmasi ini bisa kita buat/rancang sendiri,
dan lalu bisa diucapkan secara verbal atau dalam hati.
Menurut ahli Hynotherapy, afirmasi itu akan ‘terekam’ oleh alam bawah sadar kita heheheh

Dan jika terus-menerus diucapkan & dengan penuh keyakinan,
maka kita SEDANG atau AKAN menjadi seperti itu adanya,
yang kita ucapkan! Dengan kata lain, afirmasi itu sama seperti DO’A.

Meski saat ini apa yang kita harapkan
belum sesuai dengan impian, namun kita harus….

3. Tetap Siapkan MENTAL PEMENANG!

Saat kita mengalami kegagalan,
Lebih baik instropeksi diri daripada menyalahkan takdir.
Siapa tahu, kita memang belum siap jadi pemenang! :-)
Bisa jadi kesuksesan hanya akan membuat kita menjadi sombong,
dan karena saking sayangnya Tuhan kepada kita, Ia tidak mau hamba-Nya berbuat dosa. :-)

Saudaraku yang zupper, (gayanya om Mario)
setiap kemenangan itu lebih baik dirintis
dari setiap peluh kita! Akan lebih baik
jika kemenangan itu kita dapatkan setahap demi setahap.
Banyak orang sukses, tapi kemudian mereka terjatuh,

ada yang kepleset ditangga, atau ada yang gara-gara mabuk terus ngira jendela lantai 10
adalah pintu. Ada yang bangkit lagi, ada yang tidak, ada yang mati (bunuh diri).
Liku hidup setiap manusia memang tidak sama.

Tapi ingat, kalau perlu catat,!
kesempatan untuk menang itu selalu terbuka bagi siapa saja,
tanpa terkecuali!

Rejeki dan kemenangan itu sungguh tidak terkira
banyaknya dari Tuhan, masih banyak yang menggantung di langit! :-)
Sekarang tinggal bagaimana caranya?! Apakah mau meraihnya?
atau mengharapkan turun dengan sendirinya?
atau memandangi indahnya di langit?

Jangan pernah memilih yang kedua dan ke tiga :-)

Kita semua tahu bahwa yang namanya kemenangan
bukan milik mereka yang pintar, namun seringkali dimiliki oleh
mereka yang… tdk pernah berhenti berusaha! dan tidak pernah putus asa

Dirgahayu TNI 51045 - 51011

Pada tanggal 5 Oktober kita semua akan memperingati hari ulang tahun Tentara Nasional Indonesia yang ke-66. Berbagai persiapan sudah mulai dilakukan oleh para TNI kita. Dengan harapan pada hari H nanti acara akan sukses dan memuaskan semua pihak.

Dari mulai Sukhoi, Pesawat ( F 16 Fighting Falcon, F 5 Tiger, Hawk MK-53 ), Helikopter, Kendaraan tempur, dan juga Tank Scorpion semua akan di mempertotonkan sebuah atraksi yang menarik. Kemeriahan HUT TNI ke-65 ini akan di rayakan di berbagai daerah seluruh Indonesia. Dimulai dari pangkalan udara Halim Perdana Kusuma, Aceh, Jawa Tengah, dan Papua.

Selain Pesawat Sukhoi, TNI juga akan menambah beberapa armada perang seperti Kapal selam, Kapal perang, Pesawat tempur, dan Tank bila semua usulan tersebut di setujui Presiden. Baru-baru ini TNI sudah membeli beberapa alat baru seperti Helikopter, Rudal Grom ( Rudal jenis SHORAD ), Rudal QW-3, Rudal C-705, dan Tank Amfibi BM-3.
Quote:
Dibawah ini adalah beberapa serangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun TNI Ke-66 :

Tanggal 18 September 2011, Di adakan Perlombaan lari 5 K dan 10 K di Silang Monas Jakarta .

Tanggal 20 September 2011, Pembukaan Panglima TNI Cup tahun 2011 di lapangan sepak bola Mabes TNI Cilangkap.

Tanggal 22 September 2011, Donor darah di Aula Gatot Soebroto Mabes TNI Cilangkap.

Tanggal 22 September 2011, Kunjungan Ibu-ibu Dharma Pertiwi ke Rumah Sakit TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara.

Tanggal 23 September 2011, Anjangsana Ibu-ibu Dharma Pertiwi ke Perumahan Seroja Bekasi.

Tanggal 26 September 2011, Festival Musik Harmoni TNI di GOR A. Yani, Mabes TNI Cilangkap.

Tanggal 27 September 2011, Gerak Jalan Santai di lingkungan Mabes TNI Cilangkap, Bazar Murah di lapangan parkir GOR A. Yani Mabes TNI Cilangkap dan penampilan juara I Festival Musik Harmoni TNI, Penutupan Panglima TNI Cup Tahun 2011 di lapangan Sepak Bola Mabes TNI Cilangkap.

Tanggal 28 September 2011, Pengobatan Massal di Islamic Centre Cilincing-Kec. Koja, Jakarta Utara.

Tanggal 3 Oktober 2011, Gladi Bersih Upacara Peringatan ke-66 Hari TNI tahun 2011, dilanjutkan jumpa pers dan acara menembak dengan Pemimpin Redaksi.

Tanggal 5 Oktober 2011, Upacara HUT TNI ke 66 di Mabes TNI Cilangkap dan akan dipimpin langsung oleh Kepala Negara (Susilo Bambang Yudhoyono)
Quote:
Seremonial Hari Ulang Tahun TNI ke-66 juga di tandai adanya penganugrahan ” Bintang Dharma”. Kemarin pada tanggal 1 oktober 2011, Panglima TNI Laksmana Agus Suhartono, SE menyematkan tanda kehormatan kepada 10 perwira tinggi. Penganugerahan tersebut diberikan atas dasar Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 44/TK/TAHUN 2011 pada tanggal 21 Juni 2011 yang lalu dan jasa bakti juga pengabdian kepada Negara. 10 perwira tinggi TNI yang menerima Bintang Dharma tersebut antara lain,

1. Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo (Kasad)

2. Letjen TNI (Purn) Rasyid Qurnuen Aquary, S.IP. (Pati Mabesad)

3. Letjen TNI (Purn) Muhamad Noer Muis, S.IP., M.Sc. (Pati Mabesad)

4. Letjen TNI Hotmangaradja Pandjaitan (Sesmenko Polhukam RI)

5. Letjen TNI Budiman (Wakasad)

6. Laksdya TNI Gunadi, M.D.A. (Irjen Kemhan RI)

7. Laksdya TNI Marsetio, M.M. (Wakasal)

8. Letjen TNI (Mar/Purn) Nono Sampono, S.Pi., M.Si. (Pati Mabesal)

9. Marsdya TNI Eris Herryanto, S.IP., M.A. (Sekjen Kemhan RI)

10. Marsdya TNI Dr. Rio Mendung Thalieb, M.Sc., Ph.D. (Pati Mabes TNI).

Upacara tersebut dihadiri oleh Kasal Laksamana TNI Soeparno, Kasau Marsekal TNI Imam Sufaat, Dansesko TNI Laksdya TNI Mochamad Jurianto, S.E., para Asisten Panglima TNI, Kabalakpus TNI dan Asisten Personel Angkatan.
Quote:
Terlepas dari itu semua, TNI sebenarnya masih mempunyai PR besar. Beberapa gangguan keamanan masih menjadi kerikil-kerikil tajam bagi keutuhan NKRI.

- Bergolaknya Papua dengan munculnya perjuangan tentara OPM ( Organisasi Papua merdeka ), yang hingga detik ini masih juga belum terkendali.
- Kritisnya wilayah perbatasan, terutama dengan Negara tetangga kita Malaysia dan Singapura.
- Krisis sosial yang berkelanjutan, seperti yang terjadi baru-baru ini di Ambon. Selain POLRI, TNI juga memiliki peranan penting demi menjaga kedamaian dan ketentraman negeri ini.

Disamping menjaga keutuhan NKRI yang meliputi darat, laut, dan udara. TNI juga memiliki andil besar dalam memelihara perdamaian dunia dan menjalankan misi-misi kemanusiaan keberbagai Negara yang sedang membutuhkan bantuan.

Minggu, 02 Oktober 2011

Emas Dan Kuningan

Di sebuah negeri, hiduplah dua orang pengrajin yang tinggal bersebelahan. Seorang diantaranya, adalah pengrajin emas, sedang yang lainnya pengrajin kuningan. Keduanya telah lama menjalani pekerjaan ini. Sebab ini adalah pekerjaan yang diwariskan secara turun-temurun. Telah banyak pula barang yang dihasilkan dari pekerjaan ini, cincin, kalung, gelang, dan untaian rantai penghias adalah beberapa dari hasil kerajinan mereka.

Setiap akhir bulan, mereka membawa hasil pekerjaan ke kota. Hari pasar, demikian mereka biasa menyebut hari itu. Mereka akan berdagang barang-barang logam itu, sekaligus membeli barang-barang keperluan lain selama sebulan. Beruntunglah, pekan depan akan ada tetamu agung yang datang mengunjungi kota dan bermaksud memborong barang-barang yang ada disana. Kabar ini tentu membuat mereka senang. Berita ini akan membuat semua pedagang mempersiapkan lebih banyak barang yang akan dijajakan.

Siang-malam, terdengar suara logam yang ditempa. Setiap dentingnya, layaknya nafas hidup bagi mereka. Tungku-tungku api, seakan tak pernah padam. Kayu bakar yang tampak membara, seakan menjadi penyulut semangat keduanya. Percik-percik api yang timbul tak pernah di hiraukan mereka. Keduanya sibuk dengan pekerjaan masing-masing. Sudah puluhan cincin, kalung, dan untaian rantai penghias yang siap dijual. Hari pasar makin dekat. Dan lusa, adalah waktu yang tepat untuk berangkat ke kota.

Dan keduanya pun sampai di kota. Hamparan terpal telah digelar, tanda barang dagangan siap dijajakan. Keduanya pun berjejer berdampingan. Tampaklah, barang-barang logam yang telah dihasilkan. Namun, ada perbedaan yang mencolok diantara keduanya. Walaupun terbuat dari logam mulia, barang-barang yang dibuat oleh pengrajin emas tampak kusam. Warnanya tak berkilau, ulir-ulirnya kasar, dengan pokok-pokok simpul rantai yang tak rapi. Seakan sang pembuatnya adalah seorang yang tergesa-gesa.

“Ah, biar saja,” demikian ucapan yang terlontar saat pengrajin kuningan menanyakan kenapa perhiasaan kawannya itu tampak kusam.

“Setiap orang akan memilih daganganku, sebab emas selalu lebih baik dari kuningan,” ujar pengrajin emas lagi.

“Apalah artinya loyang buatanmu dibanding logam mulia yang kupunya? aku akan membawa uang lebih banyak darimu.”
Pengrajin kuningan hanya tersenyum. Ketekunannya mengasah logam membuat semuanya tampak lebih bersinar. Ulir-ulirnya halus. Lekuk-lekuk cincin dan gelang buatannya terlihat seperti lingkaran yang tak putus. Liku-liku rantai penghiasnya pun lebih sedap dipandang mata.

Ketekunan memang sesuatu yang mahal. Hampir semua orang yang lewat tak menaruh perhatian kepada pengrajin emas. Mereka lebih suka mendatangi dan melihat-lihat cincin dan kalung kuningan. Begitupun tetamu agung yang berkenan datang. Mereka pun lebih menyukai benda-benda kuningan itu dibandingkan dengan logam mulia. Sebab emas tersebut tidak cukup menarik perhatian dan membuat mereka mau membelinya.

Sekali lagi, terpampang kekontrasan di pasar itu. Pengrajin emas yang tertegun diam, dan pengrajin kuningan yang tersenyum senang. Hari pasar telah usai, dan para tetamu telah kembali pulang. Kedua pengrajin itu pun telah selesai membereskan dagangan. Dan agaknya, keduanya mendapat pelajaran dari apa yang telah mereka lakukan hari itu.

***

Teman, ketekunan memang sesuatu yang mahal. Tak banyak orang yang bisa menjalani pekerjaan ini. Begitu juga kemuliaan dan harga diri. Tak banyak orang yang menyadari, bahwa kedua hal itu kadang tak berasal dari apa yang kita sandang hari ini. Setidaknya tingkah laku kedua pengrajin itu, adalah potongan siluet kehidupan kita.

Ketekunan, adalah titian panjang yang licin berliku. Seringkali jalan panjang itu membuat kita tergelincir dan jatuh. Sering pula, titian itu menjadi saringan penentu bagi setiap orang yang hendak menuju kebahagiaan di ujung simpulnya. Namun percayalah, ada balasan bagi setiap ketekunan. Di ujung sana, akan ada sesuatu yang menunggu setiap orang yang mau menekuni jalan itu.

Emas dan kuningan, bisa jadi keduanya mempunyai nilai yang berbeda. Namun, apakah kemuliaan dinilai hanya dari apa disandang keduanya? Apakah harga diri hanya ditunjukkan dari simbol-simbol yang tampak di luar? Sebab, kita sama-sama belajar dari pengrajin kuningan, bahwa loyang, kadang bernilai lebih dibanding logam mulia.

Dan juga bahwa kemuliaan, adalah buah dari ketekunan. Bisa jadi saat ini kita pandai, kaya, punya kedudukan yang tinggi, dan hidup sempurna layaknya emas mulia. Namun, adakah semua itu berharga jika ulir-ulir hati kita kasar dan kusam? Adakah itu mulia, jika lekuk-lekuk kalbu kita koyak dan penuh dengan tonjolan-tonjolan kedengkian? Adakah itu semua punya harga, jika pokok-pokok simpul jiwa yang kita punya tak di penuhi dengan simpul-simpul ikhlas dan perangai yang luhur?

Teman, mari kita asah kalbu dan hati kita agar bersinar mulia. Mari, kita bentuk ulir dan lekuk-lekuk jiwa kita dengan ketekunan agar menampilkan cahaya-Nya. Susunlah simpul-simpul itu dengan jalinan keluhuran budi dan perilaku. Tempalah dengan kesungguhan diri, agar hati kita tak keras dan menjadi lembut, luwes serta mampu memenuhi hati orang lain.

Percayalah, akan ada imbalan untuk semua itu. Amin.

By: Fuat Mulyanto
Rumah Zakat

Kisah Sibuta

Seorang anak laki-laki yang buta duduk di pelataran sebuah gedung. Dia membawa sebuah topi yang diletakkan di depan kakinya dan mengacungkan sebuah papan yang bertuliskan: ''Saya buta, tolonglah bantu''. Di dalam topi tersebut hanya ada beberapa koin hasil pemberian orang-orang.

Seorang pria lewat di depan anak itu, lalu ia mengambil beberapa koin dari sakunya dan memasukkannya ke dalam topi. Dia kemudian mengambil papan yang dipegang sang anak, membaliknya, dan menulis beberapa patah kata pada papan itu lalu mengembalikannya pada sang anak sehingga setiap orang yang lewat akan melihat kata-kata yang baru pada papan itu.

Dengan segera isi topi pun mulai terisi, dan ada lebih banyak orang yang memberikan uang pada anak yang buta itu. Pada sore hari, sang pria yang telah mengubah isi tulisan pada papan datang untuk melihat sang anak yang buta.

Anak yang buta tersebut mengenal langkah kaki sang pria itu dan bertanya, “Pak, apakah anda orang yang mengubah tulisan pada papan saya pagi ini? Kata-kata apa yang anda tulis?”

Pria itu berkata, "Aku hanya menulis kebenaran. Aku mengatakan apa yang kamu katakan tetapi dengan cara yang berbeda”.

Apa yang kutulis adalah: "Hari ini pasti adalah hari yang sangat indah tapi sayang aku tidak bisa melihatnya."

Apakah anda berpikir kata-kata yang pertama dan kata-kata yang kedua menyatakan hal yang sama?

Tentu saja kedua kata-kata tersebut memberitahu bahwa anak itu buta. Namun kata-kata yang pertama hanya memberitahu bahwa anak itu buta sedangkan kata-kata yang kedua memberitahu orang-orang bahwa mereka begitu beruntung karena mereka tidak buta sehingga bisa menikmati hari yang indah itu.

Bersyukurlah untuk apa yang anda miliki. Jadilah kreatif. Jadilah inovatif. Berpikirlah secara berbeda dan positif.

Hal yang paling indah adalah melihat seseorang tersenyum , dan yang lebih indah adalah, mengetahui bahwa anda lah alasan di balik senyum itu.

Have a positive day!


By : Yayan Sumantri
Rumah Zakat

Sabtu, 01 Oktober 2011

Peringatan G30S/PKI Hari Kesaktian Pancasila



Kawan - kawan sekalian marilah kita mengenang sebuah peristiwa/ sejarah yang tidak kalah penting dangan Kemerdekaan RI. Marilah kita peringati suatu peristiwa penting, yaitu peristiwa Perjuangan Mempertahankan Pancasila, Dasar Negara Indonesia... Kejadian itu terjadi pada tanggal 30 September 1965, saat para Pahlawan Revolusi berjuang mempertahankan dasar Negara Kita. Walaupun sudah Merdeka pada Tahun 1945, tetapi bangsa kita kembali dijajah oleh PKI yang ingin mengganti Pancasila dengan paham Komunis.

Berikut 7 Korban kebiadaban PKI disiksa dan dibunuh tanggal 1 oktober 1965 ditemukan pada sumur tua di daerah lubang buaya jakarta timur. Setiap tanggal 1 oktober diperingati sebagai hari kesaktian pancasila.

Nama-nama pahlawan revolusi :
1. Ahmad Yani, Jend. Anumerta
2. Donald Ifak Panjaitan, Mayjen. Anumerta
3. M.T. Haryono, Letjen. Anumerta
4. Piere Tendean, Kapten CZI Anumerta
5. Siswono Parman, Letjen. Anumerta
6. Suprapto, Letjen. Anumerta
7. Sutoyo Siswomiharjo, Mayjen. Anumerta

Korban tewas lain peristiwa G 30S PKI :
1. Katamso Dharmokusumo, Brigjen. Anumerta
2. Sugiyono Mangunwiyoto, Kolonel. Anumerta
3. Karel Sasuit Tubun, AIP II
4. Ade Irma Suryani Nasution putri Jend. A.H. Nasution



Mari kita teruskan perjuangan mempertahankan Pancasila !!!

Merdeka...Merdeka... Merdeka...