Selasa, 21 Maret 2023

Note AH

Ringkasan Daurah Ilmiah


*Bagaimana Seorang Muslim Hidup di Zaman Fitnah*PendahuluanUmat Islam saat ini hidup di masa yang penuh dengan berbagai fitnah (ujian), baik fitnah syubhat (kerancuan pemikiran), syahwat (godaan hawa nafsu), maupun perpecahan. Jalan keselamatan yang diajarkan Rasulullah ﷺ adalah berpegang teguh kepada Al-Qur'an, As-Sunnah, dan pemahaman para sahabat.1. Bersyukur atas Nikmat Islam dan SunnahNikmat terbesar yang Allah berikan adalah diutusnya Nabi Muhammad ﷺ, diturunkannya Al-Qur'an, serta adanya para sahabat sebagai teladan dalam memahami agama.DalilAllah Ta'ala berfirman:> وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا وَاذْكُرُوا نِعْمَتَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ كُنْتُمْ أَعْدَاءً فَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِكُمْ فَأَصْبَحْتُمْ بِنِعْمَتِهِ إِخْوَانًا"Berpegang teguhlah kalian semuanya kepada tali (agama) Allah dan janganlah bercerai-berai..." (QS. Ali 'Imran: 103)2. Memurnikan TauhidKeselamatan seorang muslim di zaman fitnah dimulai dengan memperbaiki tauhid. Dakwah para nabi selalu dimulai dengan mengajak manusia beribadah hanya kepada Allah.Dalil> لَا إِلَٰهَ إِلَّا اللَّهُ"Tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah."Rasulullah ﷺ bersabda kepada Mu'adz bin Jabal ketika mengutusnya ke Yaman:> فَلْيَكُنْ أَوَّلَ مَا تَدْعُوهُمْ إِلَيْهِ شَهَادَةُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ"Hendaklah yang pertama kali engkau dakwahkan kepada mereka adalah syahadat bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah." (HR. Bukhari dan Muslim)3. Berpegang Teguh kepada Al-Qur'an dan SunnahDi saat banyak perselisihan dan muncul berbagai kelompok, seorang muslim wajib mengembalikan semua urusan kepada Al-Qur'an dan Sunnah sesuai pemahaman para sahabat.DalilRasulullah ﷺ bersabda:> تَرَكْتُ فِيكُمْ أَمْرَيْنِ لَنْ تَضِلُّوا مَا تَمَسَّكْتُمْ بِهِمَا: كِتَابَ اللَّهِ وَسُنَّتِي"Aku tinggalkan kepada kalian dua perkara. Kalian tidak akan sesat selama berpegang teguh kepada keduanya: Kitabullah dan Sunnahku."4. Menjauhi PerpecahanIslam memerintahkan persatuan di atas kebenaran dan melarang mengikuti hawa nafsu yang menyebabkan perpecahan.Dalil> وَلَا تَفَرَّقُوا"Dan janganlah kalian bercerai-berai." (QS. Ali 'Imran: 103)5. Waspada terhadap FitnahPara sahabat tidak hanya bertanya tentang kebaikan, tetapi juga bertanya tentang fitnah agar dapat menghindarinya.DalilDari Hudzaifah radhiyallahu 'anhu:> كَانَ النَّاسُ يَسْأَلُونَ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ عَنِ الْخَيْرِ وَكُنْتُ أَسْأَلُهُ عَنِ الشَّرِّ مَخَافَةَ أَنْ يُدْرِكَنِي"Orang-orang bertanya kepada Rasulullah ﷺ tentang kebaikan, sedangkan aku bertanya tentang keburukan karena khawatir aku akan mengalaminya." (HR. Bukhari dan Muslim)6. Menjaga LisanDi zaman fitnah, banyak kerusakan terjadi karena ucapan, tulisan, dan berita yang tidak benar.DalilRasulullah ﷺ bersabda:> مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ"Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah berkata baik atau diam." (HR. Bukhari dan Muslim)7. Senantiasa Bersama Ulama dan Jamaah Kaum MusliminSeorang muslim hendaknya mengambil ilmu dari ulama Ahlus Sunnah, mengikuti bimbingan mereka, serta menjaga persatuan kaum muslimin.DalilRasulullah ﷺ bersabda:> تَلْزَمُ جَمَاعَةَ الْمُسْلِمِينَ وَإِمَامَهُمْ"Tetaplah bersama jamaah kaum muslimin dan pemimpin mereka." (HR. Bukhari dan Muslim)8. Memperbanyak Doa dan IstiqamahFitnah hanya dapat dihadapi dengan pertolongan Allah. Oleh karena itu, seorang muslim hendaknya memperbanyak doa, ibadah, dan istiqamah hingga akhir hayat.DalilAllah Ta'ala berfirman:> يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اصْبِرُوا وَصَابِرُوا وَرَابِطُوا وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ"Wahai orang-orang yang beriman! Bersabarlah, kuatkanlah kesabaranmu, tetaplah bersiap siaga dan bertakwalah kepada Allah agar kalian beruntung." (QS. Ali 'Imran: 200)*Kesimpulan*Cara seorang muslim hidup di zaman fitnah adalah:1. Memurnikan tauhid kepada Allah.2. Bersyukur atas nikmat Islam dan Sunnah.3. Berpegang teguh kepada Al-Qur'an dan As-Sunnah sesuai pemahaman salaf.4. Menjauhi perpecahan dan hawa nafsu.5. Menjaga lisan serta berhati-hati dalam berbicara dan menyebarkan berita.6. Memperbanyak ibadah, doa, dan istiqamah.7. Belajar kepada ulama yang lurus dan menjaga persatuan kaum muslimin.8. Tetap taat kepada Allah hingga akhir hayat serta memohon perlindungan dari berbagai fitnah.Semoga Allah ﷻ menjaga kita dari fitnah yang tampak maupun yang tersembunyi, serta meneguhkan hati kita di atas agama-Nya. Aamiin.Allahu'alam 
Semoga bermanfaatDiketik olehsalah satu ikhwanWAG Ukhuwah Jama 'ah MIAS

Senin, 27 Februari 2023

Let's Build


bersyukur lah untuk kalian yang merasa saat ini sulit, indonesia terpuruk, ekonomi tidak berpihak pada rakyat, tapi tanpa kalian sadari kalian saat ini lagi merencanakan dan merealisasikan hobi2 kalian, apapun itu hobinya, olah raga, hobi koleksi dan sebagainya. karna tanpa kalian sadari kalian masih punya buget untuk menikmati keinginan kalian itu, tapi kalian tanpa sadar terus menggongong seolah nikmat tidak sama sekali berpihak pada kalian. bersyukurlah saat kalian beli kuota tidak memikirkan beli apa tidak karna pilihannya harus membeli nasi untuk kebutuhan pokok. klo pun hari ini kalian lihat ada kelompok yang berdemo, smoga itu menjadi cambuk utk pemerintah segara terus berbenah tanpa ada niat2 diluar nalar dengan rencana bola salju dengan maksud jilid2an. Lihat lah setelah menurunkan Kepemimpinan Pak harto yang dianggap kemenangan rakyat, rakyat mana yang menang??yang menang rakyat yang setalah turunnya pak harto menjadi kan dia dan keluarganya semena mena meraup kekayaan pribadi dan kelompoknya, sekarang sudh menjelma menjadi naga sakti lah, oligarkilah, politisi lah, apapun itu. Reformasi sudah berpuluh tahun tapi hilirisasi belum juga maksimal, begitu pemerintah teriak fokus hilirisasi kalian dipecah belah seolah tak memepercayai, under invoice meraja lela kalian anggap remeh temeh saja. LGBT berkembang biak kalian anggap gaya hidup modern. berkendara lawan arah kalian anggap sepele dengan 1001 alasan yang kalian buat. apa semua ini?? apa kah tak singkron hati dan otak dan mulut dan jari jemari kalian??? kalian digoreng sana sini, dan beropini serampangan bahkan menuju iri, membenci dan diakhiri mencaci. Resah hati kalian selama ini sedang dikendalikan kepentingan musuh-musuh negeri. berpikir ulang lah kembali, sejenak saja. nikmati dan syukuri, awasi dan waspadai. kita usahakan perbaiki lagi.