Jumat, 24 Mei 2013

Satuan Ukuran Dalam Dunia Komputer

kali ini ane akan membahas tentang satuan ukuran dalam dunia komputer gan. pasti agan-agan sudah tidak asing lagi mendengan kata Bytes, Kilobyte, Megabyte, Gigabyte, dan Terabyte.
itu semua merupakan ukuran yang biasa kita temui dalam berbagai barang, misalkan dalam hardisk, memory card, flashdrive, dll.

tapi tahukan agan semua, bahwa masih banyak satuan lain selain satuan diatas tersebut. oleh karena itu, disini ane akan membahas semua satuan tersebut dan konversi nya.
untuk lebih jelasnya, silahkan lihat dibawah ini, cekidot :

1 Bit = Binary Digit
8 Bits = 1 Byte
1024 Bytes = 1 Kilobyte
1024 Kilobytes = 1 Megabyte
1024 Megabytes = 1 Gigabyte
1024 Gigabytes = 1 Terabyte
1024 Terabytes = 1 Petabyte
1024 Petabytes = 1 Exabyte
1024 Exabytes = 1 Zettabyte
1024 Zettabytes = 1 Yottabyte
1024Yottabytes = 1 Brontobyte
1024 Brontobytes = 1 Geopbyte
1024 Geopbyte=1 Saganbyte
1024 Saganbyte=1 Pijabyte

Alphabyte = 1024 Pijabyte
Kryatbyte = 1024 Alphabyte
Amosbyte = 1024 Kryatbyte
Pectrolbyte = 1024 Amosbyte
Bolgerbyte = 1024 Pectrolbyte
Sambobyte = 1024 Bolgerbyte
Quesabyte = 1024 Sambobyte
Kinsabyte = 1024 Quesabyte
Rutherbyte = 1024 Kinsabyte
Dubnibyte = 1024 Rutherbyte
Seaborgbyte = 1024 Dubnibyte
Bohrbyte = 1024 Seaborgbyte
Hassiubyte = 1024 Bohrbyte
Meitnerbyte = 1024 Hassiubyte
Darmstadbyte = 1024 Meitnerbyte
Roentbyte = 1024 Darmstadbyte
Coperbyte = 1024 Roentbyte...

Jumat, 17 Mei 2013

Kewajiban PNS Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 53 tahun 2010:





Pasal 3
Setiap PNS wajib:
1. mengucapkan sumpah/janji PNS;
2. mengucapkan sumpah/janji jabatan;
3. setia dan taat sepenuhnya kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 
Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Pemerintah;
4. menaati segala ketentuan peraturan perundangundangan;
5. melaksanakan tugas kedinasan yang dipercayakan kepada PNS dengan penuh pengabdian, 
kesadaran, dan tanggung jawab;
6. menjunjung tinggi kehormatan negara, Pemerintah, dan martabat PNS;
7. mengutamakan kepentingan negara daripada kepentingan sendiri, seseorang, dan/atau golongan;
8. memegang rahasia jabatan yang menurut sifatnya atau menurut perintah harus dirahasiakan;
9. bekerja dengan jujur, tertib, cermat, dan bersemangat untuk kepentingan negara;
10. melaporkan dengan segera kepada atasannya apabila mengetahui ada hal yang dapat membahayakan atau merugikan negara atau Pemerintah terutama di bidang keamanan, keuangan, dan materiil;
11. masuk kerja dan menaati ketentuan jam kerja;
12. mencapai sasaran kerja pegawai yang ditetapkan;
13. menggunakan dan memelihara barang-barang milik negara dengan sebaik-baiknya;
14. memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada masyarakat;
15. membimbing bawahan dalam melaksanakan tugas;
16. memberikan kesempatan kepada bawahan untuk mengembangkan karier; dan
17. menaati peraturan kedinasan yang ditetapkan oleh pejabat yang berwenang.


Senin, 13 Mei 2013

Siong Vo, Kisah Sepatu Legendaris Indonesia Dari Senen

Bismillahirrahmanirrahiim


Ane habis nemu artikel tentang sepatu bola legendaris lokal Indonesia yang udah punah nih gan. Dahulu konon para pemain terkenal Indonesia memakai sepatu kulit ini jauh sebelum Adidas, Nike, dkkw terkenal di sini. 

artikel dan foto ane REPOST dapat dari Okezone.com http://bola.okezone.com/champions/re...ri-pasar-senen

silahkan disimak, monggo kalo boleh minta 
jangan diBATA ya gan..jd silent reader gapapa kok.. just share
cekidot gan: 


Spoiler for Siong Vo:







ANDA tahu Siong Vo? Generasi sekarang memang awam dengan nama tersebut. Tapi jika Anda gemar bermain sepakbola dan besar di era 1960 hingga 1980-an, Anda tentu sudah tidak asing lagi dengan apparel olahraga made in Indonesia tersebut.

Ya, Siong Vo merupakan sepatu bola produksi dalam Negeri. Kini Siong Vo tinggal nama.Merek sepatu tersebut kini sudah tidak diproduksi lagi.Maklum, Siong Vo kalah bersaing dengan appareal global seperti Adidas, Nike, dan Puma yang membanjiri pasar Indonesia. Padahal, di masa keemasannya, sepatu ini dipakai oleh pemain tenar Tanah Air seperti Ramang, Renni Salaki, dan Surya Lesmana.

Okezone yang coba menelusuri kisah sepatu ini menyambangi sebuah toko bernama Siong Vo di bilangan Galur, Senen, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu. Dari situ, Okezone tahu bagaimana cerita nasib sepatu legendaris tersebut.

Pemiliknya adalah Alex. Pria 65 tahun yang masih gila sepakbola. Di usianya yang sudah kepala enam, Alex masih rajin mengolah si kulit bundar di lapangan Union Make Strength (UMS) Petak Sinkian, Glodok, Jakarta Barat, bersama teman-teman seperjuangannya.

Di lapangan peninggalan zaman Belanda yang berdiri pada 1905 ini, Okezone tidak perlu lama untuk bisa bertemu dengan pemilik toko Siong Vo tersebut. “Saya mau main bola nih, tapi kalau mau tanya-tanya, ya sudah kita duduk dulu,” jawab Alex saat disapa. Dia pun mengurungkan niatnya turun ke lapangan, padahal sudah lengkap mengenakan atribut, dan baru saja selesai pemanasan.

Alex menceritakan, Siong Vo merupakan nama pemain sepakbola kelahiran lapangan UMS yang tidak lain kakeknya sendiri. Dia sendiri merupakan generasi ketiga penerus pengelola toko sepatu itu. Penjualan sepatu ini awalnya hanya dari mulut ke mulut hingga akhirnya bisa menembus jajaran elite pemain PSSI.

“Kekuatannya tanpa tanding, sampai bosan makainya. Bahannya orisinal dan bukan dari kulit imitasi. Bisa bertahan hingga empat sampai lima tahun,” kata Alex mengenang daya tahan sepatu tersebut.

Bagian menariknya, sepatu tersebut dibuat bukan berdasarkan ukuran layaknya sepatu saat ini, melainkan dibuatkan pola sesuai kaki si pemain. “Jadi, sepatu tidak kesempitan atau kelebaran. Pas dengan kaki pemain, gimana mau nendang kalo tidak pas,” sambung Alex yang telah mengenakan seragam lengkap untuk turun lapangan.

Dari segi produksinya, pada zaman itu, bisa menghasilkan sepuluh pasang sepatu merupakan pencapaian yang sangat bagus buat apparel olahraga lokal, mengingat masa itu di mana orang belum begitu banyak bermain bola lengkap dengan atribut.

“Dulu sepakbola populer ya populer, tapi yang jual sepatu-sepatu sepakbola hanya Siong Vo, tidak banyak seperti sekarang,” terangnya. “Hanya segelintir orang yang memakai Siong Vo karena yang beli juga pemain bola kelas atas, bukan yang baru belajar,” sambungnya.

Dengan mata menerawang, Alex mengisahkan, saat dia masih kecil, sekitar tahun 1950-an, 30 pemain PSSI datang ke toko Siong Vo. Tujuannya satu, mengukur kaki dan kemudian dibuatkan pola. Agar nantinya, sepatu tersebut pas dikenakan.

Sampai di sini cerita mengalir, tapi raut muka pria yang pernah memperkuat Persija di dekade 1960-an itu berubah bila mengenang masa-masa kelam Siong Vo. Dia mengisahkan, sejak kerusuhan pada 1998 silam, toko tempat penyimpanan sepatu habis dibakar massa.

“Sejak itu kita sudah tidak produksi lagi, semuanya habis dan berhenti total. Sempat bikin lagi tapi udah gak lawan lagi dengan merek luar. Bersih, habis dijarah dan dibakar. Dulu, orang tahunya Siong Vo di Gang Kenanga. Bukan di Galur,” pungkasnya.

Menurut pengakuan beberapa pemain yang sempat menjadi saksi ‘ketangguhan’ Siong Vo, seperti Renni Salaki dan Surya Lesmana, mereka mengakui bahwa sepatu tersebut memiliki kelebihan luar biasa, sebelum era Adidas dkk membanjiri pasar Indonesia.

Surya Lesmana, mantan pemain timnas 1960-an pun mengakui, di era itu apparel lain seperti Adidas belum tenar seperti sekarang, dia pun masih mengandalkan Siong Vo sebagai perlengkapan tanding utama.

“Eranya beda dengan Adidas. Siong Vo ringan dan lentur Jadi, you punya sepatu pas dengan kaki. Saya selalu membawa sepatu ini saat bermain ke Eropa,” kisah pemain yang pernah berkiprah di klub Hong Kong, Mac Kinan pada 1974 itu, juga ditemui di Lapangan UMS.

“Untuk ukuran zaman dulu, Siong Vo enak dipakai. Dulu, pemain timnas Birma (sekarang Myanmar) saja mencari Siong Vo saat ke sini (bermain di Indonesia),” kenang Renni yang duduk di samping Surya Lesmana menimpali. 



ALHAMDULILLAH, jadi HT pertama ane setelah 4 tahun. T.T :')

Yuk, gan, kita bangkitin lagi merk SIONG VO!

Di Post kan Oleh RockZombie
Kaskus Hotreat 130513

10 Teori Konspirasi Dalam Dunia Sepakbola




Konspirasi. Kata itu kerap keluar dari mulut para fans, maupun media ketika sebuah tim besar terjungkal dalam sebuah pertandingan dengan cara yang kontroversial. Kata tersebut juga muncul ketika tim favorit seseorang diperlakukan secara tak adil dalam sebuah laga.

Teori konspirasi yang muncul pun bermacam-macam, dari yang melibatkan para wasit, apparel terkemuka di dunia, hingga para pemberontak di sebuah negara yang tengah mengalami konflik.

Teori-teori itu sendiri belum terbukti benar atau tidak. Akan tetapi, yang jelas, beberapa teori itu sempat menghebohkan publik sepakbola.

Berikut adalah ulasan dari 10 Teori Konspirasi paling menghebohkan yang pernah muncul dalam sejarah sepakbola dunia.

10 . Internazionale Milan & Calciopoli


Ada pihak yang menyebut bahwa skandal Calciopoli yang sempat menghebohkan sepakbola Italia itu sebenarnya dirancang sepenuhnya oleh Inter.

Tujuan dari penciptaan skandal tersebut ada dua. Yang pertama, mereka ingin menjatuhkan rival terberat mereka, yakni Juventus.

Sementara yang kedua, dengan jatuhnya Juve, mereka bisa menjadi kekuatan yang dominan, alias menjadi penguasa di Serie A tanpa ada klub lain yang menghalangi jalan mereka. 

9 . Brasil, FIFA, & Piala Dunia 1998

Sebuah teori muncul mengenai kemenangan Prancis di Piala Dunia 1998. Kabarnya, Brasil saat itu dengan sengaja mengalah dan menjual laga tersebut kepada FIFA. Pada akhirnya, turnamen itu memang dimenangi oleh sang tuan rumah, Prancis.

Sebagai gantinya, Brasil meminta imbalan uang tunai sebesar 28 juta dolar dan meminta agar Piala Dunia 2002 berjalan 'mudah' bagi mereka.

Tak hanya itu, mereka juga meminta agar ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia pada dekade selanjutnya. 

8 . Bobby Moore, Perhiasan, dan Polisi Kolombia


Inggris turut berpartisipasi pada Piala Dunia tahun 1970 di Kolombia. Sebagai pemenang edisi tahun 1966, mereka pun masih diunggulkan untuk bisa mempertahankan mahkota juara yang mereka raih sebelumnya.

Sayangnya, persiapan Inggris terganggu ketika salah satu pemain bintang mereka, Sir Bobby Moore, ditangkap oleh polisi Kolombia. Ia dituduh telah mencuri perhiasan dari sebuah toko di Bogota. Ia pun akhirnya dikenai hukuman tahanan rumah selama beberapa hari.

Akhirnya, Moore dinyatakan tak bersalah dan dibebaskan beberapa hari kemudian. Beruntung ia masih bisa bergabung dengan rekan-rekan lainnya dalam turnamen terakbar di dunia tersebut.

Alhasil, dari insiden itu, muncul dugaan bahwa penangkapan sang bintang West Ham kala itu adalah sebagai bagian dari rencana untuk menggembosi kekuatan Inggris di turnamen itu. 

7 . Arsenal, Tottenham, & Keracunan Makanan

Pada musim 2005/2006, Arsenal dan Spurs tengah bersaing ketat untuk mendapatkan poin demi menjaga asa masuk zona Liga Champions. Terlebih, saat itu pertandingan di Premier League tinggal menyisakan satu laga saja. Spurs saat itu berpeluang besar menyalip The Gunners jika minimal mampu menyamai hasil apapun yang diraih oleh pasukan Arsene Wenger tersebut, baik menang, kalah maupun seri.

Akan tetapi, pada malam sebelum pertandingan kontra West Ham, sejumlah pemain Spurs mengalami keracunan makanan di hotel tempat mereka menginap. Sejumlah pihak pun langsung menyebut bahwa chef yang bekerja di restoran hotel tersebut adalah fans Arsenal dan ia sengaja meracuni para pemain Spurs. Penyelidikan pun akhirnya dilakukan, namun, dari mana asal bakteri yang menyebabkan para pemain itu keracunan hingga kini masih menjadi misteri. Kejadian itu sendiri dikenal sebagai 'Lasagna-Gate.'

Spurs akhirnya kalah lawan West Ham dan Arsenal berhak masuk ke zona liga Champions. 

6 . Italia, Korea Selatan & Piala Dunia 2002

Pada tahun 2002 lalu, salah satu negara host Piala Dunia, Korsel, secara mengejutkan mampu melaju hingga babak semifinal. Dalam perjalanannya menuju babak tersebut, mereka mampu mengalahkan tim besar macam Italia dan Spanyol. Perjalanan mereka akhirnya terhenti setelah dikalahkan Jerman dalam pertandingan yang alot.

Akan tetapi, yang menjadi sorotan adalah laga ketika Korsel melawan Italia. Banyak pendukung Italia yang menuduh bahwa ada kekuasaan besar di balik layar yang membantu Negeri Ginseng itu bisa mengalahkan negaranya. Pasalnya, dalam laga tersebut, wasit Bryan Moreno tak mengesahkan satu gol Azzuri, plus mengkartu-merahkan Francesco Totti.

Tak hanya Italia saja yang merasa dicurangi dalam ajang tersebut. Portugal dan Spanyol pun mengeluhkan hal yang sama pula. 

5 . Barcelona, UNICEF, dan UEFA


Barca sempat mengenakan logo UNICEF sebelum mengenakan logo yang sekarang ini, yakni Qatar Foundation. Pemasangan logo oraganisasi yang bernaung di bawah PBB itu adalah sebagai bentuk kerjasama Blaugrana dan UNICEF untuk membantu anak-anak yang kurang mampu di seluruh dunia.

Akan tetapi, selama dalam masa kerjasama tersebut, banyak fans maupun sejumlah pelatih klub lain yang berpendapat bahwa Barca akhirnya menjadi mendapatkan banyak 'keuntungan', tak hanya di luar, tapi juga di dalam lapangan. Salah satu pelatih yang berpendapat demikian adalah Jose Mourinho.

Kini, logo UNICEF tak lagi menghiasi kostum Barca. Namun, pemikiran Mourinho tetap tak berubah dan bahkan menuduh UEFA juga mendukung Blaugrana. 

4 . FIFA, Uang & Minyak


Teori kali ini berhubungan erat dengan penyelenggaraan Piala Dunia 2018 dan 2022. Muncul isu yang menyebutkan bahwa pemilihan tempat penyelenggaraan turnamen sepakbola terakbar di dunia itu dipengaruhi oleh faktor uang.

Negara yang ditunjuk menjadi tuan rumah adalah Qatar. FIFA memilih negara itu ketimbang negara lain yang lebih layak, seperti Rusia, Inggris dan AS, demi iming-iming fulus dan minyak. 

3 . Howard Webb & Manchester United


Sudah menjadi rahasia umum bahwa klub-klub besar biasanya banyak diuntungkan oleh para pengadil lapangan dalam pertandingan-pertandingan yang berlangsung ketat. Contohnya seperti yang terjadi di Inggris, tepatnya pada klub Manchester United.

Setan Merah biasanya menjadi pihak yang kerap diuntungkan, terlebih ketika pertandingan mereka dipimpin oleh "Pemain Terbaik" mereka, yakni wasit Howard Webb. Banyak fans klub lain di Inggris yang berteriak lantang bahwa Webb adalah penggemar United. 

2 . Barcelona & Pemberontak Bersenjata di Syria


Teori yang satu ini agak susah untuk dipercaya. Pasalnya, Pep Guardiola sama saja dituduh sebagai seorang penyelundup senjata! Tuduhan aneh ini dimunculkan oleh sebuah stasiun televisi yang pro pemerintah Syria.

Mereka menuduh, bahwa dalam laga El Clasico, ada pesan yang tersembunyi yg ditunjukkan oleh Barca dalam formasi dan taktik tiki-taka mereka. Formasi itu menunjukkan secara jelas rute-rute mana saja yg bisa dilalui oleh para pemberontak Syria.

Posisi para pemain Barca merepresentasikan para penyelundup tersebut, sementara aliran bola merepresentasikan posisi terbaru dimana lokasi senjata-senjata selundupan itu berada. Bahkan, menurut stasiun TV tersebut, ketika Lionel Messi berhasil memberikan umpan, itu artinya senjata-senjata tersebut telah sampai di tangan para pemberontak di kawasan Dir al-Zur.
Berikut cuplikan Teori Konspirasi dari Stasiun TV Al Dunya tersebut:

Spoiler for Video:






1 . Nike, Ronaldo, Brasil & Piala Dunia 1998

Ronaldo adalah sosok penting di balik keberhasilan Brasil menembus laga final Piala Dunia 1998. Hal yang menjadi perdebatan adalah apa yang terjadi sebelum laga final itu dilangsungkan.

Pada malam jelang dilangsungkannya laga final tersebut, Ronaldo jatuh sakit dan divonis tak bisa tampil di partai super penting itu. Akan tetapi, yang terjadi kemudian, striker plontos itu tetap tampil walau dalam kondisi tidak fit. Rumor pun bermunculan bahwa Ronaldo tetap bermain karena campur tangan dari Nike, sponsor si plontos saat itu.

Nike ingin Ronaldo tetap bisa bermain agar bisa mempromosikan brand milik mereka.

Akan tetapi, yang terjadi kemudian, Ronaldo main buruk, Brasil pun tumbang di tangan Prancis yang dikomandoi oleh Zinedine Zidane.
 

Sumber : 
www.dewibola.com
Kaskus Hotreat 130513

Perbedaan Antara Orang Kaya Dan Orang Biasa





Setelah 3 dekade mewawancarai orang-orang terkaya di dunia, Steve Siebold, penulis buku berjudul 'How Rich People Think' (bagaimana cara berpikir orang kaya) berkesimpulan, ada perbedaan pola pikir dan cara pandang yang jelas soal uang, antara orang biasa atau masyarakat kelas menengah dengan orang-orang terkaya dunia.

"Orang-orang terkaya dunia melihat uang sebagai kemerdekaan dan kesempatan, bukan sebagai akar dari kekacauan. Kita sering berpikir bahwa uang adalah akar dari kekacauan atau malapetaka. Lalu kenapa kita berusaha untuk mendapatkan uang kalau hanya akar dari malapetaka?" kata Siebold.

Dalam bukunya, Sibold mengungkapkan 100 perbedaan cara berpikir antara orang biasa dengan kalangan miliuner di dunia. Berikut 5 perbedaan cara pikir orang biasa dan orang terkaya yang dikutip daridailyfinance.com, Senin 

1. Orang Biasa Berpikir Soal Menabung, Orang Kaya Berpikir Meningkatkan Pendapatan


"Orang biasa berpikir menabung agar uangnya melimpah, tapi terus merasa kekurangan uang," ujar Siebold. Jika anda mempunyai pendapatan Rp 200 juta per tahun dan menabung 10% dari pendapatan anda. Maka anda akan mendapatkan 20 juta di akhir tahun. Ini bukanlah cara untuk memperkaya diri, dan anda tidak akan kaya dengan cara ini.

Siebold mengatakan, orang-orang terkaya di dunia menabung juga, tapi pikiran mereka yang utama adalah untuk meningkatkan pendapatan, sehingga jumlah uang yang bisa anda tabung lebih banyak.

2. Orang Biasa Menganggap Berwirausaha Sebagai Risiko, Orang Kaya Berwirausaha Untuk Jadi Kaya


"Sebagian besar orang berpikir soal uang dengan cara yang biasa, misalkan, bila saya bisa mendapatkan sekian rupiah per jam, maka saya akan mendapatkan lebih banyak lagi dengan bekerja lebih lama," ujar Siebold. Bahkan ada orang yang berpikir, jika ingin kaya harus mendapatkan gelar MBA. Para orang-orang terkaya di dunia justru berpikir, cara menjadi kaya adalah dengan memberi jalan keluar bagi orang banyak dengan memberikan ide. Dari ide-ide tersebut maka dia akan memperoleh uang.

Namun banyak orang berpikir, daripada menjadi gila karena memikirkan ide-ide segar dan belum tentu mendapatkan uang, maka mereka memilih menjadi pegawai dan menganggap berwirausaha adalah risiko.

3. Orang Biasa Melihat Uang Secara Emosional, Orang Kaya Melihat Uang dengan Logika



Ada perbedaan mendasar dari cara pandang orang biasa dan orang terkaya dunia melihat uang. Sieblod mengatakan, orang biasa dan bahkan yang berpendidikan sekalipun, sangat perhitungan menggunakan uangnya.

Namun orang-orang terkaya tidak khawatir kehilangan uangnya, karena mereka menggunakan uangnya untuk memperbesar pendapatannya di kemudian hari. Seperti untuk berinvestasi tanpa memikirkan risikonya

4. Beda Cara Mencapai Target Antara Orang Biasa dengan Orang Kaya


Siebold mengatakan, orang-orang biasa dan kelas menengah tidak memiliki keinginan kuat untuk mencapai targetnya. Tapi orang-orang terkaya dunia sangat fokus dengan uang dan bisnis mereka. Bagi para orang-orang terkaya dunia, target harus dicapai dengan tenggat waktu yang telah ditetapkan, bagi mereka taruhannya capai target atau mati!

Karena itulah, orang-orang kaya ini bisa memperoleh impian dan targetnya dengan cepat dan uangnya terus bertambah.

5. Orang Kaya Tidak Dikendalikan Oleh Keinginan


Donald Trump dan Richard Branson yang merupakan salah satu orang terkaya di dunia sering berkeliling dunia dengan jet pribadinya. Sementara orang-orang biasa berpergian dengan mobil dan tinggal di rumah sederhananya.

"Orang-orang kaya ini terus bertambah kekayaannya tiap hari. Saya melihat Naomi Judd (salah satu artis kaya) di TV, dan dia mengatakan alasannya dia bisa kaya adalah karena dia tidak pernah menghamburkan uangnya. Dia tidak mempunyai desainer pribadi dan perhiasan mahal. Inilah tipikal orang-orang kaya di dunia. Mereka tidak mewah," kata Siebold.

Pernyataan-pernyataan seperti ini telah didapatkan Siebold dari sejumlah orang-orang terkaya yang dia wawancarai.

"Jika anda kaya, maka anda bebas dan tidak diperbudaki oleh orang lain. Kemerdekaan ekonomi adalah salah satu faktor utama kesuksesan. Ini mengantar orang untuk memupuk kekayaannya," jelas Siebold.